Oktober, Dua Bulan Tersisa, dan Jawaban dari Langit
Refleksi pertengahan Oktober 2026: Law of attraction, target dan backingan langit, kabar baik Best Performer Q3, rindu rumah, obrolan hening untuk Bapak, lagu Gemilang dari Perunggu, dan rilisnya rumah jurnal hifajar.com.

Hai,,, nggak berasa ya, udah sampai ke pertengahan Oktober. Artinya, tahun 2026 ini cuma menyisakan sekitar dua bulan lagi sebelum tutup buku.
Tiap kali mendekati akhir tahun, selalu ada sedikit ketakutan yang mampir di kepala: mengecek ulang target, meneriakan doa-doa yang belum sempat tercentang, dan berharap semoga di sisa waktu ini semuanya lekas dipermudah agar tahun depan bisa melangkah lebih baik lagi.
Ngomong-ngomong, kalian percaya Law of Attraction atau manifesting nggak? Dalam kamus pribadiku, konsepnya sederhana: saat kamu menginginkan sesuatu sepenuh hati, diimbangi doa yang konsisten dan usaha yang nggak main-main, semesta bakal bergerak membantumu lewat cara-cara yang nggak pernah disangka-sangka. Dengan kepala batu, satu persatu dimudahkan semesta, dituntun perlahan, menuju kearahmu.
Kadang ada yang nyeletuk, “Ngapain sih Jar kerja keras segitunya?”, “Dunia terosssss”, dan sebagainya.
hmmm, wkwk. Ya jelas dong. Masih banyak tempat baru yang mau kudatangi, kuliner enak yang belum kucoba, dan mimpi-mimpi besar yang harus dijemput. Tapi bukan berarti dunia terusss eakkk… Pintu langit kayaknya lagi lembur ngurusin daftar permintaanku yang super berisik sejak agustus 2026 ini. Maka dari itu, ikhtiarku juga kudu sebanding.
Target emas setengah kilo ato HRV mungkin kelihatannya agakk ngoyo banget, ga, si? tapi, gapapa, selagi punya backingan langit, apa si yang mustahil? Selama niat tertata dan ikhtiar tak putus, niat baik pasti dipermudah, tapi jugaa yaa,, lengkap dengan bumbu ujiannya, wkwkw.
Disukai oleh 1.869 orang
Alhamdulillah, kabar baik itu juga ada yang menghampiriku. Setelah September angin mulai aku rasa berpihak padaku, di oktober ini kabar baik belum berhenti. Di kuartal ketiga (Q3) ini, aku terpilih jadi Best Performer di perusahaan tempatku bekerja sekarang.

Rasanya campur aduk. Ada rasa senang, bangga, tapi yang paling dominan justru rasa lega. Tapi yang paling kerasa adalah Home sicknya. Everything has a beginning. dan ini adalah yang pertama bagiku. mantep banget, aseli. Telfon ibuk, di bangain, sumpah, itu kek sesuatu yang gabisa dinilai dengan angka atau kalkulator manapun.
Di tengah semua keriuhan dan pencapaian kecil ini, ada satu ruang di sudut hatiku yang terus ikut bergema. “Pakkkkkk, look at me. Think back and talk to me. Did I grow up according to plan? Moga Bapak baik-baik aja yaa di atas, terus tuntun Sukmaaaa…”
Sound of October: Perunggu - Gemilang
Bicara soal kerja keras dan doa, belakangan ini ada satu lagu yang terus berputar di telingaku dan rasanya relate banget ke setiap jengkal perjalananku tahun ini: “Gemilang” dari Perunggu.
Ada satu bait di lagu ini yang selalu bikin merinding tiap kali didengarkan:
“Pasti doamu yang lancarkan upayaku… Dan yang kutahu kau takkan pernah berhenti. Tumbuhku kini semoga sesuai yang kau impi.”
Rasanya pas banget menggambarkan kombinasi antara kepala batu mengejar mimpi di siang hari, dan berserah pada doa-doa langit di malam hari.
In the end
Selain kerja, pelarianku ada di buku dan tulisan. Kalau nonton film kita cuma numpang di imajinasi produsernya, lewat buku aku bisa bayangin duniaku sendiri. Dan lewat tulisan, aku bisa merancang skenarioku sendiri. Menjadi tokoh utama dalam cerita, menjadi orang yang selalu dipilih, dan menulis takdir terbaikku sendiri. Semoga Allah mudahkan setiap bait doa itu, wkwkw.
Btw, akhirnya aku berani rilis blog jurnal pribadiku ini: hifajar.com/id.
Dulu pas SMP pengin banget jadi penulis, walau setelah beranjak dewasa dan akrab dengan kenyataan, rasanya sempat mustahil, haha. Pernah juga ingin jadi guru TIK, yang sampai detik ini apinya masih ada, meski mungkin berganti wujud, dosen kali ya ntar? menariqqqc, hmmm.
Dasar kepalaku tipikal yang oversharing dan nggak betah nampung terlalu banyak hal sendirian, jadilah tempat ini lahir: hifajar.com/id. Karena isi kepalaku terlalu penuh dan aku punya bakat alami untuk oversharing, wkwkw, aku butuh medium untuk menampung berisiknya pikiran. Selain tempat menumpahkan kepalaku, ini adalah semacam buku jurnal pribadiku yang membuatku tetap ingat pada hal kecil apapun. Di mana kadang aku tulis di catatan HP, foto, atau aplikasi jurnal, sampai rumah aku recall dan coba tulis di blog ini untuk sesuatu yang rasanya pengen banget aku tulis, wkwkw.
Lagi musim banget ya Gen Z nulis panjang-panjang di Medium? Nah, tempat ini sebenarnya punya fungsi yang mirip, cuma bedanya ini benar-benar rumah milikku sendiri di internet.
Selain jadi etalase portofolio profesional, tempat ini kurancang sebagai ruang tampung untuk segalanya: proyek kerjaan, cerita hidup, doa-doa, sampai tulisan acak yang berseliweran di kepala. Hitung-hitung numpahin mimpi jadi penulis yang aku pilih untuk nyerah, wkwkw. Lucunya, tiap kali pikiran yang berisik ini dipindahkan ke tulisan, rasanya langsung plong - bikin aku bisa balik waras buat ngejar target daripada habis energi buat overthinking.
Welcome to my little corner of the internet. Selamat membaca, dan mari menuntaskan dua bulan terakhir di 2026 ini dengan sebaik-baiknya ikhtiar!
Tulisan Acak
Baca tulisan acak lainnya


Komentar
Memuat komentar…
Bergabung dalam percakapan
Pilih cara Anda ingin berkomentar.
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat.